Selasa, 15 Januari 2013

Cara Mendeteksi Penyakit Pada Tubuh Seorang Wanita

cara mendeteksi penyakit pada tubuh wanita
Seorang wanita yang shalihah merupakan salah satu perhiasan dunia, kata “Bang Roma”. Bukan sekedar ucapan syair saja, tapi memang terbukti kebanyakan pria menyukai wanita karena keindahan tubuhnya. Disamping itu, salah satu hal yang luar biasa dahsyat dari keindahan tubuh kita adalah Allah telah menciptakan tubuh ini dilengkapi dengan sensor penyakit yang sudah tertanam didalamnya. Para ahli mengatakan, Anda bisa melihat tanda-tanda peringatan dini bahkan kondisi serius hanya dengan memperhatikan secara seksama tubuh seorang wanita.

Nah, terkait dengan kesehatan dan keindahan tubuh wanita, ternyata ada beberapa tanda yang mengisyaratakan adanya potensi penyakit didalamnya. Bagaimana cara mengetahuinya? Jadi silakan Anda cermati artikel berikut ini.

Mendeteksi Penyakit Melalui Mata Wanita

Jika orang bilang “Cinta itu datang dari mata turun ke hati”, begitu juga kita akan memulai bagaimana mendeteksi penyakit melalui mata terlebih dahulu. Sekarang coba Anda perhatikan sekitar mata pasangan Anda.  

1. Apakah Anda melihat lingkaran di bawah mata yang tidak pernah hilang?
Kecuali jika pasangan Anda memiliki pekerjaan sampingan sebagai penyiar radio di tengah malam. Lingkaran hitam yang tiba-tiba muncul mungkin berhubungan dengan alergi. Menurut ujar Ariel Ostad, M.D., dermatolog di New York City, ini merupakan reaksi berantai yang berjalan seperti ini: Sebuah alergen menyerang tubuh Anda, yang memicu respon keluarnya histamin, zat kimia ini membuat pembuluh darah membengkak dengan darah dan cairan lainnya, dan akibatnya: daerah gelap muncul pada kulit yang tertipis. Tes kulit dapat menentukan alergen apa yang menyebabkan gejala tersebut.

2. Jika Anda melihat bercak kekuningan di bola mata pasangan Anda
Hal ini tidak menunjukkan jika sedang menderita kasus jerawat optik langka. Sebaliknya, bercak yang sedikit terangkat pada bagian putih mata adalah gejala dari kondisi yang tidak berbahaya yang disebut pinguecula. "Ini tidak lebih dari pertumbuhan berlebih dari kolagen yang dipicu oleh kerusakan akibat matahari, angin, atau debu," kata Traci Goldstein, seorang dokter mata di Metropolitan Vision Correction Associates di New York City.

Sebaiknya jaga mata agar tetap lembap dengan tetes mata dan selalu pakai pelindung saat berada di luar ruangan (pastikan kacamata yang Anda pakai bisa memberikan perlindungan 100 persen terhadap sinar UVA dan UVB) untuk mencegah bercak tumbuh lebih besar.

Mendeteksi Penyakit Melalui Kuku

1. Jika Anda melihat garis-garis gelap di bawah kuku
Tahi lalat berukuran besar bukan satu-satunya pertanda kanker kulit, penyakit ini juga dapat berkembang di bawah kuku. Hati-hati, garis-garis berwarna kekuningan, coklat, atau hitam adalah tanda dari kerusakan sel, mungkin akibat melanoma (bentuk kanker kulit paling mematikan), ujar Ariel Ostad, M.D.

Dengan deteksi dini dan pengobatan, sekitar 95 persen kasus dapat disembuhkan, sehingga segera temui dokter kulit jika menemukan gejala tersebut.

2. Jika Anda melihat garis-garis putih terang
Semua orang sering mengalami bintik-bintik putih pada kuku mereka (biasanya itu tanda bahwa jari Anda terjepit di laci), tetapi jika Anda melihat perubahan warna dengan garis panjang horizontal pada permukaan kuku dan Anda merasa lelah akhir-akhir ini, itu bisa jadi Anda perlu waspada terhadap ginjal.

"Garis-garis tersebut mungkin adalah tanda bahwa ginjal tidak dapat menyaring protein agar tidak keluar dari air seni Anda," kata Ostad. Itu berarti tubuh Anda kehilangan protein lebih cepat daripada yang Anda konsumsi dan hal tersebut dapat menyebabkan gagal ginjal. Kunjungi dokter Anda secepatnya untuk tes urin.

Mendeteksi Penyakit Melalui Ketiak

1. Jika Anda melihat sebuah bagian kulit kasar dan gelap
Apakah Anda baru pergi ke laut untuk berjemur? Jika tidak, gejala seperti ini berarti Anda kemungkinan mengalami diabetes, ujar Michael Smith, M.D., pemimpin redaksi medis WebMD. Kelebihan insulin dalam aliran darah dapat menyebabkan sel kulit untuk bertambah dengan cepat secara abnormal, menyebabkan penumpukan jaringan dan melanin.

Hal ini membuat kulit terlihat lebih gelap dan terasa lebih tebal. "Ini paling sering terjadi di ketiak, leher, atau selangkangan," kata Smith. Sebuah tes darah sederhana dapat menentukan apakah Anda menderita penyakit tersebut atau tidak, yang terjadi pada sekitar 24 juta orang Amerika hampir seperempat dari mereka tidak terdiagnosis.

Mendeteksi Penyakit Melalui Kelopak Mata, Siku dan Lutut

Jika Anda melihat benjolan kecil, lembut yang terlihat putih atau mengilap
Berita baiknya, yang pasti ini bukan jerawat. Berita buruknya: Ini adalah simpanan kecil dari kolesterol. Sayangnya, "pada saat mereka muncul, kadar kolesterol Anda sudah sangat tinggi, ini merupakan faktor risiko serius untuk penyakit jantung." Namun mengurangi kadar kolesterol Anda sebesar 10 persen dapat mengurangi risiko tersebut sepertiga lebih sedikit.

Segera lakukan cek kolesterol, dan lakukan perubahan gaya hidup atau cari resep herbal yang bisa menurunkan kadar kolesterol Anda.

Mendeteksi Penyakit Dari Kulit Kepala

1. Jika Anda melihat penipisan rambut
Rambut rontok berlebihan adalah indikator umum dari gangguan tiroid, yang terjadi pada sekitar 10 persen wanita. Ketika tiroid Anda (sebuah kelenjar di tengah leher Anda) rusak, hal tersebut dapat mengganggu keseimbangan hormon seks laki-laki dan perempuan. Akibatnya: lebih banyak helai rambut Anda yang terasa kasar dan rapuh, kata Sandra Fryhofer, M.D., seorang dokter di Atlanta.

2. Jika Anda melihat kulit kepala Anda rontok seperti kulit ular
Jika serpihan kulit kepala Anda tiba-tiba membuat bahu Anda terlihat seperti pegunungan Alpen saat musim salju, Anda perlu waspada. "Kadar stres yang berat menyebabkan tubuh Anda menghasilkan hormon kortisol dalam jumlah berlebihan". "Selain mendatangkan malapetaka pada sistem kekebalan tubuh (membuat Anda lebih rentan terhadap flu) dan metabolisme Anda (membuat Anda menjadi lebih gemuk), kortisol juga dapat membuat kulit kepala Anda kering."

Sebuah produk shampo anti ketombe dapat mengurangi kerontokan kulit kepala, tetapi jika Anda benar-benar ingin bahu yang terbebas dari salju, cobalah untuk tidur lebih banyak, bernapas lebih dalam, dan melonggarkan jadwal Anda yang sibuk.

Mendeteksi Penyakit Melalui Perut

Jika Anda melihat rambut tebal, hitam berujung lancip.
Hutan yang tumbuh pada perut Anda cukup tebal untuk menyembunyikan keluarga hobbit? Rambut lebat, kasar yang memanjang ke arah pusar (bukan tumbuh ke bawah dari bagian atas tulang kemaluan) bisa menjadi tanda sindrom ovarium polikistik (PCOS), kata Pamela Berens, M.D., seorang ahli obstetri dan ginekologi di Universitas Texas Medical School.

Hal ini disebabkan oleh kelebihan produksi androgen, kondisi tersebut dapat menyebabkan menstruasi yang tidak teratur atau berat, kenaikan berat badan, jerawat, dan rambut tebal, hitam di perut, wajah, dada, dan punggung. Satu dari 10 perempuan menderita PCOS, yang dapat menjadi faktor risiko serius seperti kemandulan dan penyakit jantung.

Jika Anda mengalami gejala tersebut, temui ahli obstetri dan ginekologi, dia mungkin akan meresepkan pil KB untuk mengembalikan hormon Anda.

Mendeteksi Penyakit Melalui Lidah

Jika Anda melihat lapisan, putih kuning, atau oranye
Jika lidah Anda terlihat seolah-olah dicat dengan warna cerah, Anda mungkin menumpahkan isi perut Anda saat tidur, ujar Fryhofer. Normalnya, katup satu arah di bagian bawah kerongkongan memastikan bahwa apapun yang turun tidak akan kembali naik. Refluks asam terjadi ketika katup ini membuka secara spontan dan isi perut Anda keluar dari tenggorokan Anda, membuat lidah Anda terlapisi asam pencernaan dan Anda akan memiliki napas yang tidak sedap.

Kebanyakan refluks dapat diobati dengan antasid OTC atau hanya dengan menghindari makanan asam dan pedas, jika langkah-langkah tersebut tidak berhasil, temui tabib Anda. Anda mungkin memerlukan obat-obatan resep untuk mengurangi produksi asam lambung tubuh Anda.

Nah sekarang Anda sudah mengetahui tanda-tanda penyakit yang banyak terlihat dari tubuh wanita. Perhatikan pasangan Anda dan waspadalah dalam memilih pasangan! ^_^
Read more ...

Cara Mudah Mendeteksi Risiko Diabetes Tanpa Alat Tes

cara mudah mendeteksi gejala diabetes
Penyakit diabetes tipe 2 atau sering dikenal dengan kencing manis kini telah menjadi momok bagi sebagian masyarakat. Kebanyakan masyarakat kita terlambat mengetahui bahwa dirinya berisiko terserang penyakit ini. Hal ini disebabkan kurangnya kesadaran untuk melakukan tes diabetes, entah karena ketidaktahuan atau memang menganggap remeh masalah ini. Saat ini kami akan memberikan sebuah tehnik untuk mendeteksi diabetes yang bisa Anda lakukan sendiri dengan mudah dan tanpa menggunakan alat sekalipun, sehingga Anda tidak perlu lagi repot-repot melakukan tes darah untuk segera tahu apakah berisiko kencing manis atau tidak.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Annals of Internal Medicine, Anda dipermudah mengetahui risikonya menggunakan sistem tanya jawab.

Cari tahu apakah Anda berisiko atau tidak dengan menjawab 10 pertanyaan berikut.

1. Apakah ibu Anda menderita diabetes? 13 poin jika iya.
2. Apakah ayah Anda menderita diabetes? 8 poin jika iya.
3. Apakah Anda memiliki hipertensi? 11 poin jika iya.
4. Apakah Anda berusia 55-64 tahun? 5 poin jika iya.
5. Apakah Anda seorang perokok (atau pernah merokok)? 4 poin jika iya.
6. Berapa ukuran lingkar pinggang Anda (dalam inci)?
  • Kurang dari 32 inci = 0 poin
  • 32 - 35 inci = 10 poin
  • 35 - 38 inci = 20 poin
  • 38 - 41 inci = 26 poin
  • 41 inci atau lebih besar = 35 inci
7. Berapa tinggi badan Anda (dalam cm)
  • Kurang dari 157 cm = 8 poin
  • 157 - 160 cm = 6 poin
  • 160 - 163 cm = 3 poin
  • 163 cm atau lebih = 0 poin
8. Hitung tingkat denyut nadi per menit! (Untuk mengetahuinya, hitung sambil duduk diam selama 60 detik)
  • 73 bpm atau kurang = 0 poin
  • Lebih dari 73 bpm = 5 poin
9. Hitung berat badan Anda!
  • Kurang dari 73 kg = 0 poin
  • Lebih dari 73 kg = 5 poin
10. Apakah Anda keturunan Afrika Amerika? 6 poin jika iya.

Nah, jika Anda sudah menjawab semua pertanyaan di atas, langkah berikutnya tambahkan semua total nilai Anda tadi dan ketahui hasilnya.
  • 20 poin atau kurang: Anda hanya memiliki risiko sekitar 5 persen diabetes tipe 2 dalam 10 tahun ke depan.
  • 21 - 32 poin: Anda memiliki risiko sekitar 9 persen diabetes tipe 2 dalam 10 tahun ke depan.
  • 33 - 42 poin: Anda memiliki risiko sekitar 16 persen diabetes tipe 2 dalam 10 tahun ke depan.
  • 43 - 54 poin: Anda memiliki risiko sekitar 25 persen diabetes tipe 2 dalam 10 tahun ke depan.
  • Lebih dari 55 poin: Anda memiliki risiko sekitar 33 persen diabetes tipe 2 dalam 10 tahun ke depan.
Read more ...

Nayla Regenerating Cream

cream herbal obat jerawat
Nayla Regenerating Cream (NRC) cream herbal istimewa yang terbuat dari bahan-bahan alami yang berkhasiat untuk membantu proses regenerasi kulit alami. NRC mengandung royal jelly, ekstrak teripang emas yang sangat bermanfaat untuk membantu menjaga kecantikan kulit, meremajakan kulit dan mencegah penuaan dini.

Kasiat Nayla Regeneting Cream:
  • Sangat bermanfaat untuk mengaktifkan pertumbuhan dan aktifitas sel-sel kulit.
  • Efektif membantu menghilangkan noda bekas luka dan jerawat.
  • Membuat kulit tampak lebih muda, meningkatkan kecantikan alami dan memperlambat penuaan dini.
  • Membuat kulit lebih cerah dan tampak lebih putih alami.
  • Mengobati kaki pecah-pecah.
  • Membantu menghilangkan noda hitam di wajah dan kulit.
  • Mampu membantu proses menghilangkan jerawat.
  • Mengatasi dan membantu menghilangkan komedo.
  • Mengencangkan kulit dan membuat kulit lebih elastis.

Dapatkan Nayla Regenerating Cream sekarang juga!

Harga Rp. 35.000,-
Kemasan Pot isi 12,5gr

Read more ...

Nayla Sativa Kapsul Ekstrak Habbatussauda Terbaik

Kapsul ekstrak habbatussauda
Nayla Sativa Kapsul pertama dan satu-satunya ekstrak Habbatussauda Habbasy berwarna putih. Produk ini dikemas dalam sediaan kapsul sehingga lebih mudah dikonsumsi. Keistimewaan Nayla Sativa Kapsul adalah produk 100% ektrak habbasy sehingga lebih cepat larut dan lebih cepat diserap oleh sistem pencernaan di dalam tubuh. Hal ini dikarena ekstrak sudah berupa senyawa aktif, maka tidak dibutuhkan waktu lama untuk mencerna dan merasakan manfaatnya.

Pengolahan Nayla Sativa Kapsul dengan teknologi tinggi sehingga menghasilkan ekstrak habbatussauda yang berkualitas, berwarna putih bersih karena tanpa cangkang biji dan zat-zat pengotor lainnya. Tak hanya itu, kandungan ekstrak habbatussauda juga tidak rusak karena diolah pada suhu ruangan. Berbagai hal menarik tentang Nayla Sativa Kapsul menjadikan produk ini lebih istimewa dalam kualitas dan khasiatnya.

Bentuk sediaan ekstrak yang lebih halus membuat Nayla Sativa Kapsul lebih mudah diserap dan dicerna tubuh; karena ekstrak sudah berupa senyawa aktif, maka tidak dibutuhkan waktu lama untuk mencerna dan merasakan manfaatnya. Lain halnya dengan sediaan simplisia (biji yang dihaluskan tanpa proses ekstraksi), karena masih banyak zat yang tidak dibutuhkan tubuh sehingga menyebabkan kerja ginjal menjadi lebih berat. Bahkan untuk memperoleh manfaat yang sama, dibutuhkan dosis simplisia yang lebih banyak dibandingkan dosis ekstrak, sehingga waktu penyerapan oleh tubuh menjadi semakin lama.

Khasiat Ekstrak Habbatussauda Nayla Sativa Kapsul

Pada tahun 1993, Dr. Basil Ali dan koleganya dari College of Medicine di Universitas King Faisal, mempublikasikan dalam jurnal Pharmasetik Saudi. Keampuhan Ekstrak Habbatussauda diakui Profesor G Reimuller, Direktur Institut Immonologi dari Universitas Munich, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat digunakan sebagai bioregulator. Selain itu, habbatussauda bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan kewaspadaan, menetralkan racun dalam tubuh, memperbaiki saluran pencernaan dan antibakteri, mengatasi gangguan tidur dan stress, antihistamin, meningkatkan bioaktifitas hormon, melancarkan air susu ibu, anti tumor, nutrisi bagi tubuh, dll.

Nayla Sativa Kapsul juga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes, serta dapat dikonsumsi langsung atau dicampurkan ke dalam minuman (jamu, teh, kopi) tanpa menyertakan cangkang kapsulnya.

Aturan Minum Nayla Sativa Kapsul
  • Untuk menjaga kesehatan 1 x 1-2 kapsul sehari
  • Untuk pengobatan 3 x 1-2 kapsul sehari
  • Sebaiknya dikonsumsi 1 jam sebelum makan
Harga Produk Rp. 45.000,-
Kemasan Botol ini 60 kapsul @500 mg
Read more ...

Cara Mendeteksi Diabetes Lewat Mulut

mendeteksi diabetes melalui mulut
Penyakit diabetes hampir menjadi momok bagi masyarakat dunia saat ini. Komplikasi dari diabetes ini bisa menyerang hampir seluruh organ tubuh. Salah satu organ yang mudah mudah untuk diamati adalah melalui mulut.

Kesehatan mulut yang buruk tak hanya disebabkan karena Anda malas untuk menyikat gigi. Tetapi, bisa jadi akibat penyakit diabetes yang diderita.

Berikut ini beberapa tanda-tanda penyakit diabetes yang bisa dilihat melalui mulut, sebagaimana dilansir dalam Medicmagic (14/1).

Tanda yang pertama adalah adanya kerusakan gigi. Meningkatnya kadar glukosa akan memperburuk kerusakan gigi. Bakteri dalam mulut akan dengan cepat berinteraksi dengan makanan manis yang dikonsumsi, sehingga membentuk plak gigi.

Tanda kedua potensi diabetes adalah terjadinya pembusukan gigi. Bagi penderita diabetes, tubuh akan kesulitan melawan bakteri karena penyakit ini menyebabkan sistem imun tubuh menurun. Akibatnya, terjadi peradangan dan pembusukan gusi.

Tanda yang ketiga adalah mulut kering. Mulut kering menjadi tanda diabetes, karena berkurangnya produksi air liur oleh kelenjar air liur. Pada akhirnya, kondisi ini menyebabkan sariawan, nyeri, infeksi dan kerusakan gigi.

Tanda diabetes keempat bisa dilihat adanya infeksi jamur. Tingginya tingkat gula dalam air liur akan mendorong pertumbuhan jamur yang memicu terjadinya infeksi dan akan berkembang menjadi luka. Selain itu, jamur juga bisa menyebabkan luka pada lidah.

Nah, coba Anda perhatikan. Apakah gejala-gejala tersebut terlihat pada mulut Anda? Jika ya, segera periksa kadar gula darah Anda.
Read more ...